Tampilkan postingan dengan label Jatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jatim. Tampilkan semua postingan

18/04/26

Jembatan Gantung Garuda III Jadi Solusi Akses di Bantaran Brantas

 


KOTA MALANG — Kehadiran negara kembali dirasakan nyata oleh masyarakat melalui pembangunan Jembatan Perintis Gantung Garuda III di bantaran Sungai Brantas, Kelurahan Klojen. Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi simbol kepedulian dan solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, meninjau langsung pembangunan tersebut, Jumat (17/4/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa TNI hadir tidak hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan rakyat melalui percepatan pembangunan di wilayah.


Pembangunan jembatan ini menghubungkan RT 07 dan RW 06 Kelurahan Klojen yang sebelumnya memiliki akses terbatas dan berisiko. Kondisi geografis berupa tebing curam, kedalaman sungai, serta potensi banjir menjadi tantangan tersendiri dalam proses pembangunan.


Dengan panjang 30 meter dan lebar 1,2 meter, jembatan ini dirancang mampu menahan beban hingga 800 kilogram untuk mendukung mobilitas pejalan kaki dan kendaraan ringan. Aspek keselamatan dan ketahanan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan.

Keberadaan jembatan ini memberikan manfaat langsung bagi sekitar 1.500 jiwa atau 300 kepala keluarga. Akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta aktivitas ekonomi masyarakat kini menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.


Meski dihadapkan pada medan yang sulit di bantaran sungai, seluruh proses pembangunan dapat berjalan berkat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan setiap tantangan di lapangan.


Danrem 083/Baladhika Jaya berharap jembatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, serta menjadi simbol kemanunggalan TNI dan rakyat. “Negara akan selalu hadir sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat. Ini adalah bukti nyata bahwa negara bekerja dan peduli,” tegasnya. (*)

12/03/26

Sinergi TNI-Polri, Dandim Pasuruan Ikuti Apel Gelar Operasi Ketupat Semeru 2026



Kotaa Pasuruan - Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Lapangan Wicaksana Polres Pasuruan Kota, Kamis (13/3/2026). Apel ini digelar sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Idul Fitri 1447 H.


Kegiatan diikuti unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran. Dalam apel tersebut juga dilakukan pengecekan personel serta sarana dan prasarana pendukung operasi.


Dandim menyampaikan bahwa TNI siap bersinergi bersama Polri dan seluruh instansi terkait guna mendukung kelancaran Operasi Ketupat Semeru 2026.


“Melalui apel ini diharapkan seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara optimal sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Operasi Ketupat Semeru merupakan operasi pengamanan tahunan untuk menjaga stabilitas keamanan serta kelancaran arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Pasuruan.

10/03/26

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar Tuntaskan RTLH Warga Desa Krisik Gandusari


Blitar - Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) Satgas TMMD ke 127 Kodim 0808/Blitar Kapten Inf Hendri melaksanakan pengecekan terhadap pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bu Muntiani di Desa Krisik Kecamatan Gandusari, Selasa (10/3/2026).


Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pembangunan telah selesai dengan baik serta sesuai dengan rencana. Dalam kegiatan tersebut, Dan SSK Kapten Inf Hendri bersama anggota Satgas TMMD ke 127 meninjau langsung kondisi rumah mulai dari bagian atap, dinding, lantai hingga fasilitas penunjang lainnya.


Berdasarkan hasil pengecekan, pembangunan RTLH milik Bu Muntiani telah selesai 100 persen dan kini telah menjadi rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.


Dan SSK Satgas TMMD Kapten Inf Hendri menyampaikan bahwa program RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.


“Menjelang penutupan TMMD, kami memastikan seluruh sasaran fisik, termasuk pembangunan RTLH milik Bu Muntiani, telah selesai dengan baik sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh pemilik rumah,” ujarnya.


Dengan selesainya pembangunan rumah tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan serta memberikan kenyamanan bagi Bu Muntiani dan keluarganya, sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui program TMMD (Dim0808).

05/03/26

Satlantas dan Binmas Polres Lumajang Edukasi Tertib Lalu Lintas dan Anti Bullying Sejak Dini



Lumajang – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang bersama Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Lumajang melaksanakan kegiatan edukasi dan pembinaan kepada pelajar di SD Negeri Kepuharjo 1, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Selasa (3/2/2026).


Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta membangun karakter disiplin dan saling menghargai sejak usia dini.


Dalam kesempatan itu, anggota Kamsel Satlantas Polres Lumajang memberikan sosialisasi mengenai pengenalan rambu-rambu lalu lintas serta pentingnya keselamatan di jalan raya.


Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penggunaan helm standar bagi pengendara sepeda motor, larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya, serta larangan mengendarai sepeda motor bagi anak yang belum cukup umur.


Selain penyampaian materi, para siswa juga diajak berinteraksi melalui sesi tanya jawab dan simulasi sederhana terkait tata cara menyeberang jalan yang benar. Suasana berlangsung penuh antusias, di mana para pelajar aktif menjawab pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka terkait keselamatan di jalan.


Pihak sekolah mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sangat bermanfaat dalam membentuk kesadaran dan kedisiplinan siswa sejak dini. Diharapkan, melalui edukasi ini para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat sekitar.

Satgas TMMD 127 Bersama Warga Barurejo Olah Limbah Pertanian Jadi Pakan Ternak Bergizi



Blitar - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu kegiatan non-fisik yang menarik perhatian adalah belajar sekaligus praktik langsung membuat pakan ternak fermentasi (silase) bersama warga di Dusun Barurejo Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, Rabu (4/3/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai solusi atas kesulitan warga yang mayoritas berprofesi sebagai peternak dalam mendapatkan hijauan makanan ternak (HMT), khususnya saat musim kemarau. Dengan memanfaatkan teknologi sederhana, diharapkan ketersediaan pakan tetap terjaga sepanjang tahun.


Anggota Satgas TMMD Pelda Slamet, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam meningkatkan produktivitas peternakan warga. “Kami belajar bersama warga bagaimana memanfaatkan limbah pertanian seperti jerami padi atau batang jagung yang difermentasi menjadi pakan berkualitas. Selain lebih hemat, pakan ini juga tahan lama dan bergizi tinggi,” ujarnya di sela-sela praktik.


Dalam kegiatan itu, Satgas TMMD dan warga mencampur bahan-bahan organik berupa tebon jagung yang difermentasi, kemudian dimasukkan ke dalam wadah khusus untuk proses fermentasi. Metode ini diajarkan agar para peternak dapat mandiri menyediakan pakan tanpa harus mencari rumput setiap hari.


Salah seorang warga Dusun Barurejo Bapak Budi Santoso, mengaku sangat terbantu dengan inisiatif para prajurit TNI. Menurutnya, pelatihan pembuatan pakan fermentasi ini tidak hanya mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi ketahanan pangan hewani serta meningkatkan kesejahteraan peternak di wilayah sasaran TMMD (Dim0808).

02/03/26

Kapolres Pasuruan Pimpin Apel dan Berikan Penghargaan kepada 38 Personel Berprestasi


PASURUAN – Polres Pasuruan menggelar Apel Pagi Jam Pimpinan yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada Pegawai Negeri pada Polri (PNPP) berprestasi, Senin (2/3/2026) pukul 08.00 hingga 08.50 WIB. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Sarja Arya Racana dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono.


Apel diikuti para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, satuan fungsi, ASN, serta 227 personel PNPP Polres Pasuruan. Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan Apel, pelantunan Asmaul Husna, pembacaan doa, menyanyikan Mars Polri, pengucapan Tribrata, Catur Prasetya, dan Panca Prasetya Korpri, hingga pembacaan Keputusan Kapolres Pasuruan terkait pemberian penghargaan.


Sebanyak 38 personel menerima penghargaan atas berbagai capaian kinerja sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Sat Reskrim Polres Pasuruan menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap 17 tempat kejadian perkara (TKP) kasus pencurian dengan pemberatan yang tersebar di wilayah hukum Pasuruan.

Unit Reskrim Polsek Gempol turut diapresiasi setelah meraih peringkat pertama Selra tingkat Polsek jajaran se-Jawa Timur tahun 2025, serta berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu jaringan lintas daerah, curanmor, dan pertolongan jahat dengan lebih dari 20 TKP. Sementara itu, Unit Intelkam Polsek Gempol dinilai berprestasi dalam optimalisasi pelayanan perizinan usaha sesuai Perpol Nomor 7 Tahun 2023 serta menyumbang PNBP SKCK terbesar di jajaran Polres Pasuruan sebanyak 8.060 lembar atau senilai Rp241.800.000.


Penghargaan juga diberikan kepada personel SPKT atas raihan medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Bandung Lautan Api Championship 7 Tahun 2026. Bag SDM diapresiasi atas kontribusi dalam program ketahanan pangan dengan peningkatan kompilasi laporan lahan dari 2,5 hektare menjadi 972 hektare pada 2025.


Sat Resnarkoba memperoleh penghargaan atas keberhasilan mengungkap jaringan narkotika dengan barang bukti 4.988,8 gram sabu senilai sekitar Rp6,5 miliar. Sementara Sat Lantas meraih penghargaan dari Ditlantas Polda Jatim atas capaian penginputan data E-Turjawali dan teguran presisi terbanyak semester II tahun 2025.

Dalam arahannya, Kapolres Pasuruan menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan integritas seluruh personel. Ia menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memperkuat soliditas dan sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan.

19/02/26

Dukungan Mobilitas Satuan, Danrem 083/Baladhika Jaya Terima Kendaraan Ransus

 


SURABAYA — Upaya penguatan sarana operasional satuan teritorial terus dilakukan. Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, menerima kendaraan dinas khusus (ransus) dalam penyerahan ranmor jajaran Kodam V/Brawijaya di Makodam V/Brawijaya, Kamis (19/2/2026).


Penyerahan kendaraan tersebut menjadi bagian dari dukungan negara dalam meningkatkan mobilitas satuan teritorial agar pelaksanaan tugas di wilayah dapat berjalan lebih efektif dan efisien.


Bagi Korem 083/Baladhika Jaya, ketersediaan sarana transportasi dinas memiliki peran penting dalam menunjang berbagai kegiatan kewilayahan, mulai dari pembinaan teritorial hingga koordinasi lintas sektor.


Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa kendaraan ransus akan dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran tugas satuan sesuai fungsi dan peruntukannya.


“Kendaraan ini kami gunakan untuk menunjang aktivitas satuan di wilayah agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” ujarnya.


Ia menambahkan, dukungan sarana operasional yang memadai akan berdampak pada efektivitas kerja satuan secara keseluruhan.


Dengan penambahan ransus tersebut, Korem 083/Baladhika Jaya diharapkan semakin optimal menjalankan tugas kewilayahan dalam mendukung stabilitas wilayah. (*)

15/02/26

Menko Polkam Ajak Pendidik Perkuat Komitmen Bangun SDM Indonesia


Surabaya — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan, dengan guru sebagai aktor utama pembentuk sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.


Hal tersebut disampaikan Menko Polkam saat membuka Silaturahmi Alim Ulama dan Rapat Kerja Nasional Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) dan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026).


Menurutnya, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan fondasi pembentukan karakter dan arah bangsa. Karena itu, kualitas guru menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan nasional ke depan.


“Pendidikan sangat menentukan. Guru harus hebat, karena dari tangan guru akan lahir manusia-manusia hebat yang membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik,” tegasnya.


Menko Polkam juga menuturkan bahwa perjalanan hidup dan kariernya tidak terlepas dari peran para guru yang telah mendidiknya. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa profesi guru memiliki posisi terhormat dan strategis dalam membangun masa depan bangsa.


“Saya bisa seperti ini karena guru. Profesi guru sangat penting dan menjadi kunci utama dalam pembangunan bangsa ke depan,” ujarnya.


Ia menambahkan, harapan besar bangsa terhadap generasi penerus harus disikapi dengan kesungguhan dan komitmen bersama, terutama oleh para pendidik yang berada di garda terdepan pembangunan manusia Indonesia. (*)

19/01/26

Danrem 083/Bdj: Silaturrahim Ulama Mancanegara Kunci Perkuat Persatuan Bangsa

 


Malang, 18 Januari 2026 — Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Danrem 083/Bdj) Kolonel Inf Kohir menghadiri Silaturrahim Ulama–Umaro Mancanegara Ke-23 yang digelar di Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi. Forum ini menjadi ajang pertemuan ulama dari berbagai negara untuk mempererat hubungan, bertukar pandangan, dan memperkuat nilai persaudaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Partisipasi Danrem 083/Bdj mencerminkan dukungan TNI terhadap diplomasi keagamaan yang berorientasi pada perdamaian, toleransi, dan persatuan, sejalan dengan nilai-nilai luhur yang dianut bangsa Indonesia.


Dalam keterangannya, Kolonel Inf Kohir menyampaikan bahwa forum silaturrahim lintas negara memiliki makna strategis dalam membangun pemahaman bersama serta memperkuat ukhuwah kemanusiaan di tengah perbedaan latar belakang dan budaya.


“Silaturrahim seperti ini sangat penting untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Persaudaraan yang kuat akan menjadi pondasi utama dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat,” ungkap Danrem.


Ia juga mengingatkan bahwa tantangan global saat ini tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga ideologis dan informasi, sehingga diperlukan peran aktif ulama dan pemimpin untuk mengarahkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh narasi-narasi yang menyesatkan.


Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara tokoh agama dan unsur pemerintah dalam menjaga nilai kebangsaan, mempererat persatuan, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera. (Penrem083)



15/12/25

Brawijaya Run 2025 Dorong Pembinaan Olahraga Berkelanjutan

 


Surabaya — Brawijaya Run 2025 menjadi ajang kebersamaan yang mempertemukan TNI, Polri, atlet, dan masyarakat umum dalam satu lintasan. Kegiatan yang digelar di Lapangan Kodam V/Brawijaya, Surabaya, Minggu (14/12/2025), ini turut dihadiri Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir.


Sejak pagi, ribuan peserta tampak antusias mengikuti lomba lari kategori 5K dan 10K. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menciptakan suasana inklusif dan penuh semangat, memperlihatkan olahraga sebagai pemersatu lintas profesi dan generasi.


Danrem 083/Baladhika Jaya menegaskan bahwa pembinaan olahraga merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.


“Olahraga tidak hanya soal fisik, tetapi juga membentuk mental, karakter, dan semangat juang. Inilah nilai-nilai yang terus kami dorong, baik di lingkungan TNI maupun masyarakat,” kata Kolonel Inf Kohir.


Ia menilai kegiatan ini sebagai contoh sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan ruang aktivitas positif yang berdampak luas.


Selain menjadi ajang kebugaran, Brawijaya Run juga berperan sebagai wadah evaluasi pembinaan atletik dan peningkatan prestasi olahraga secara berkelanjutan.


Danrem berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam pola hidup sehat.


Melalui partisipasi aktif dalam Brawijaya Run 2025, TNI AD kembali menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir, berkontribusi, dan tumbuh bersama rakyat dalam berbagai aspek kehidupan.(Penrem083)

25/11/25

TNI Gerak Cepat: Bantuan Logistik Disalurkan kepada Warga Terdampak Erupsi Semeru

 


Lumajang — Aksi kemanusiaan TNI kembali hadir bagi warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Pada Senin (24/11/2025), Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin menyalurkan bantuan langsung di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, didampingi Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir dan Forkopimda Lumajang.


Ratusan paket sembako, perlengkapan balita, kebutuhan harian, dan logistik darurat menjadi fokus penyaluran bantuan kali ini. Bantuan dipusatkan di Posko Tanggap Darurat agar masyarakat yang terdampak paling berat dapat menerima dukungan lebih cepat.


Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa TNI mengedepankan respons cepat dan keberlanjutan dukungan bagi pengungsi. Ia memastikan seluruh personel Korem 083 serta satuan terkait bergerak aktif di lapangan untuk mengawal distribusi bantuan dan memenuhi kebutuhan dasar warga.


Kolonel Kohir juga meninjau langsung kondisi pengungsi, termasuk fasilitas sanitasi, kesehatan, dan logistik harian. Ia menjelaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur relawan menjadi kunci percepatan pemulihan pascaerupsi Semeru.


Menurutnya, kehadiran Pangdam turut memberikan penguatan moral bagi warga yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja sejak hari pertama dan memastikan bahwa Korem 083 akan terus mendukung pemulihan warga Supiturang dan sekitarnya.


Dengan komitmen kolaboratif seluruh pihak, proses penanganan darurat di wilayah Pronojiwo diharapkan semakin cepat dan terukur, sehingga masyarakat dapat kembali pada aktivitas normal secara bertahap.(Penrem083)

23/11/25

TNI Tetap Siaga Evakuasi Lanjutan di Tengah Dinamika Aktivitas Gunung Semeru

 


LUMAJANG — Peran TNI kembali terlihat kuat di tengah pemulihan pasca erupsi Gunung Semeru. Sejumlah prajurit dari jajaran Korem 083/Baladhika Jaya terjun langsung membantu warga mengevakuasi barang-barang dan membersihkan rumah yang terdampak material vulkanik di wilayah Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.


Dalam salah satu kegiatan yang terekam di lapangan, seorang prajurit tampak memanggul karung berisi barang warga yang tertutup material abu dan pasir erupsi. Bersama masyarakat, prajurit TNI memindahkan perabotan rumah tangga, menyingkirkan lumpur vulkanik, serta membantu memilah barang-barang yang masih bisa diselamatkan.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa pembersihan rumah warga ini merupakan bagian dari operasi bantuan TNI dalam penanggulangan bencana (Gulbencal). “Prajurit kami bukan hanya mengamankan area, tetapi turun langsung membantu pekerjaan paling dasar dan paling penting bagi warga,” ujar Danrem.


Danrem menambahkan bahwa jajaran Korem 083/Bdj akan terus memperkuat tenaga di lokasi terdampak, baik untuk pembersihan rumah, evakuasi barang, distribusi bantuan, maupun pemantauan kondisi wilayah. “Kami bekerja bersama masyarakat. Kolaborasi ini membuat pemulihan lebih cepat dan lebih ringan bagi warga,” ujarnya.


Kegiatan gotong royong antara prajurit dan warga tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Kehadiran TNI dinilai mampu memberi energi positif di tengah situasi sulit yang masih berlangsung pasca erupsi.


“TNI bukan hanya membantu fisik, tetapi juga memberi rasa aman. Warga tidak sendirian dalam menjalani masa sulit ini,” tutup Danrem. (*)

Kasdam V/Brawijaya dan Danrem 083 Pantau Kondisi Pengungsian Supiturang

 

LUMAJANG — Upaya penanganan dampak erupsi Gunung Semeru kembali diperkuat lewat respon cepat jajaran TNI AD. Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir mendampingi Kasdam V/Brawijaya   Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si meninjau secara langsung kondisi wilayah terdampak serta kebutuhan para pengungsi di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/11/2025).


Kunjungan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh prajurit di lapangan bekerja optimal membantu warga yang terdampak. Danrem menegaskan bahwa TNI tidak hanya hadir mengamankan wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat pada situasi darurat seperti ini.


“Kami memastikan seluruh pasukan di jajaran Korem 083/Baladhika Jaya siap bergerak cepat. Fokus kami adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka,” ujar Kolonel Inf Kohir.


Rombongan menyempatkan diri melihat langsung lokasi pengungsian di SDN 04 Supiturang, menyapa warga, serta menyerahkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok, sandang, selimut, dan peralatan logistik. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat yang masih berada di zona rawan.


Danrem menyampaikan bahwa prajurit TNI bersama pemerintah daerah, BPBD, Polri, relawan, dan semua unsur yang terlibat akan terus bekerja terpadu. “Sinergi ini menjadi kekuatan utama. Kami ingin memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terukur, dan manusiawi,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa kondisi Semeru masih harus dipantau intensif, namun seluruh elemen sudah bergerak maksimal. “Yang paling penting sekarang adalah memastikan warga merasa aman, tenang, dan terbantu. TNI akan terus ada di tengah mereka,” tutup Danrem.(Penrem083)



22/11/25

Kolaborasi Babinsa, PKK, dan Nakes: Lempeni Gerakkan Edukasi Kesehatan Reproduksi


Lumajang, Upaya peningkatan kesehatan masyarakat kembali mendapat dukungan penuh dari aparat kewilayahan. Babinsa Lempeni Koramil 0821-10/Tempeh, Serda Heru Cokro SB, turut serta mendampingi kegiatan pemeriksaan kesehatan dan tes HPV DNA yang digelar di Balai Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (21/11/2025).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan keliling (Dokter Muter) yang memberikan dukungan dan ajakan kepada perempuan desa untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi.


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Serda Heru Cokro SB menegaskan bahwa pendampingan yang ia lakukan merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya terkait edukasi dan pencegahan penyakit berisiko. Ia berharap, masyarakat tidak hanya datang untuk diperiksa, tetapi juga memahami pentingnya deteksi dini terhadap kanker serviks.


“Pemeriksaan HPV DNA ini sangat penting karena dapat membantu mendeteksi risiko sejak awal. Kami ingin masyarakat lebih berani, lebih peduli, dan tidak menunggu sampai sakit baru memeriksakan diri,” ujar Serda Heru.


Sementara itu, Ketua TP PKK Desa Lempeni Rizsheila Ruhil mengapresiasi antusiasme warga Desa Lempeni yang hadir dalam pemeriksaan. Menurutnya, perempuan desa memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan keluarga sehingga pemahaman tentang kesehatan reproduksi harus terus diperkuat.


“Kegiatan seperti ini bukan hanya pemeriksaan, tetapi juga momen edukasi. Kami ingin para ibu dapat menjadi agen penyebar informasi kesehatan bagi lingkungan masing-masing,” terangnya.


dr. Ima Rifiyanti menambahkan bahwa tes HPV DNA merupakan metode paling efektif untuk mendeteksi potensi kanker serviks lebih awal, terutama bagi perempuan usia produktif. Dengan pemeriksaan rutin, risiko dapat ditekan dan penanganan bisa lebih cepat dilakukan.


Bidan Desa, Dinik Kurniawati, juga menegaskan bahwa pihaknya siap mendampingi dan memberikan layanan lanjutan bagi warga yang membutuhkan tindak lanjut usai pemeriksaan.


Kegiatan yang berjalan lancar dan tertib juga menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan unsur PKK mampu menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sadar kesehatan. Dengan terselenggaranya pemeriksaan kesehatan dan tes HPV DNA ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini serta mampu menjadi agen edukasi kesehatan di lingkungan sekitar. (Pendim0821)

Babinsa Sumberwuluh Perketat Himbauan Keselamatan Pasca Erupsi Semeru di DAS Besuk Kobokan


Lumajang, Upaya mitigasi pasca erupsi Gunung Semeru terus digencarkan oleh jajaran TNI AD, khususnya para Babinsa di wilayah rawan bencana. Salah satunya dilakukan oleh Babinsa Sumberwuluh Koramil 0821-09/Candipuro, Sertu Nurhadi, yang pada Jumat (21/11/2025) kembali turun ke lokasi DAS Jembatan Besuk Kobokan (Glagak Perak), Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, untuk memberikan himbauan keselamatan kepada masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, Sertu Nurhadi menyasar warga yang beraktivitas di sekitar aliran sungai maupun yang melintas di kawasan tersebut. Ia mengingatkan bahwa potensi bahaya pasca erupsi masih sangat tinggi, terutama ancaman susulan awan panas guguran serta lahar dingin yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Kondisi pasca erupsi belum benar-benar aman, dan potensi lahar dingin masih tinggi, khususnya saat hujan turun di wilayah hulu Semeru. Jangan berada terlalu dekat dengan aliran sungai dan selalu patuhi pengumuman resmi dari pihak berwenang,” ungkap Sertu Nurhadi di sela-sela kegiatannya.


Ia juga menambahkan bahwa sungai Besuk Kobokan merupakan jalur utama aliran material vulkanik Semeru, sehingga kawasan tersebut menjadi salah satu titik paling rawan. Aktivitas warga, terutama mereka yang mencari pasir atau melintas untuk kepentingan sehari-hari, perlu diawasi ketat agar tidak berada dalam radius bahaya.


Selain memberikan himbauan langsung, Sertu Nurhadi juga melakukan pengecekan kondisi sekitar jembatan untuk memastikan tidak ada warga yang berkerumun atau melakukan aktivitas berisiko di area rawan tersebut. Keterlibatan Babinsa dalam langkah mitigasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan diri dan keluarga.


Menurutnya, informasi resmi dari BPBD, PVMBG, maupun pemerintah daerah harus menjadi pegangan utama warga. 


“Kami harap masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas. Ikuti arahan dari petugas, terutama jika terjadi peningkatan aktivitas gunung,” tambahnya.


Kegiatan himbauan akan terus dilakukan secara berkala oleh Babinsa Sumberwuluh dan aparat gabungan lainnya hingga kondisi dinyatakan aman. Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya melindungi warga sekaligus meminimalisir risiko bencana susulan di kawasan lereng Gunung Semeru.


Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan situasi pasca erupsi dapat tertangani dengan baik dan aktivitas warga kembali berjalan dengan aman serta terkendali. (Pendim0821)

Danramil Pronojiwo Pimpin Patroli Zona Merah Semeru, Pastikan Warga Aman dan Rumah Tetap Terjaga


Lumajang - Danramil 0821-14/Pronojiwo, Letda Arh Sugiono, memimpin langsung patroli malam di wilayah zona merah Gunung Semeru untuk memastikan keselamatan warga serta menjaga situasi tetap kondusif di tengah potensi ancaman erupsi susulan, Jumat (21/11/2025) malam. 


Dalam kegiatan patroli tersebut, personel Koramil melakukan penyisiran dari rumah ke rumah. Menurut Letda Sugiono, langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang nekat kembali dan bermalam di rumah mereka, mengingat ancaman guguran lava, awan panas, hingga banjir lahar hujan bisa terjadi kapan saja.


“Penyisiran ini bertujuan memastikan tidak ada warga yang kembali ke zona merah. Mereka harus tetap berada di tempat pengungsian demi keselamatan jiwa,” ujar Letda Sugiono.


Selain memastikan evakuasi berjalan efektif, kegiatan patroli juga difokuskan pada pengamanan aset dan rumah warga yang ditinggalkan. Koramil berupaya mencegah adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi darurat untuk melakukan tindakan kriminal.


“Kami menyisir rumah-rumah penduduk untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan mengambil barang yang bukan haknya. Keamanan rumah warga adalah tanggung jawab kami,” tegasnya.


Patroli rutin yang dipimpin Danramil ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat Pronojiwo yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru. (Pendim 0821).

20/11/25

Semangat Kemanusiaan Warnai Donor Darah HUT ke-62 Korem 083/Baladhika Jaya

 


MALANG — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-62, Korem 083/Baladhika Jaya menggelar kegiatan donor darah yang berlangsung di Aula Untung Suropati Makorem, Rabu (19/11/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 hingga 10.30 WIB ini mendapat sambutan hangat dari seluruh keluarga besar Korem.


Kegiatan donor darah ini diikuti 156 peserta yang hadir dan mendaftarkan diri sebagai pendonor. Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim medis untuk memastikan setiap peserta memenuhi syarat sebagai pendonor.


Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. “Donor darah ini bukan sekadar rangkaian HUT, tetapi wujud nyata kepedulian kita terhadap sesama. Setiap kantong darah hari ini adalah harapan bagi yang membutuhkan,” ujarnya.


Danrem juga menegaskan komitmen Korem untuk terus hadir dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Semoga langkah kecil ini membawa dampak besar dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berbagi,” tambahnya.


Kegiatan donor darah pada peringatan HUT kali ini menjadi bukti bahwa semangat pengabdian dan jiwa kemanusiaan prajurit Baladhika Jaya tetap hidup dan terus mengalir, tidak hanya dalam tugas kedinasan, tetapi juga dalam aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(Penrem083)

Perkuat Ketahanan Ideologi, Korem 083/Bdj Ajak Komponen Bangsa Lawan Radikalisme

 


MALANG — Korem 083/Baladhika Jaya kembali menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas wilayah dengan menyelenggarakan Pembinaan Komunikasi Sosial (Binkomsos) Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme Semester II TA 2025 di Aula Untung Suropati Makorem 083/Bdj, Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini menggandeng berbagai unsur masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan ideologi di era teknologi yang terus berkembang.


Kasi Teritorial Korem 083/Bdj, Letkol Inf Muji Wahono, membacakan amanat Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir, yang menyampaikan bahwa pesatnya arus informasi membawa dampak signifikan terhadap pola pikir dan dinamika sosial masyarakat. Danrem mengingatkan bahwa radikalisme kini menyebar dengan cepat melalui platform digital, memanfaatkan celah ketidaktahuan dan ketidakstabilan sosial.


Dalam amanat tersebut, Danrem menekankan peran vital Pembinaan Teritorial sebagai garda depan pertahanan aspek darat, termasuk menjaga ketahanan ideologi serta memperkokoh kemanunggalan TNI–Rakyat. Karena itu, seluruh jajaran diwajibkan melaksanakan kegiatan teritorial secara terukur, relevan, dan sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat Sistem Pertahanan Negara.


Amanat yang dibacakan Kasiter juga menyoroti pentingnya Komunikasi Sosial sebagai media menyatukan persepsi, meningkatkan kewaspadaan kolektif, serta membangun masyarakat yang tahan terhadap penetrasi ideologi ekstrem. Danrem menegaskan bahwa masyarakat yang memiliki literasi digital kuat akan menjadi perisai ampuh dalam memutus penyebaran narasi radikal maupun konten provokatif.


Sementara itu, Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Kohir, dalam pernyataan terpisah, menekankan perlunya seluruh elemen bangsa memperkuat kerja sama menghadapi ancaman non-konvensional. “Indikasi radikalisme saat ini tidak selalu terlihat jelas. Kadang muncul dari konten sederhana yang perlahan memengaruhi cara pandang. Karena itu, kebersamaan dan kesadaran kolektif adalah modal utama menjaga bangsa ini tetap utuh,” ujarnya. Danrem menegaskan Korem akan terus mendorong pembinaan komunitas agar semakin adaptif dan responsif terhadap dinamika yang berkembang.


Melalui kegiatan Binkomsos ini, Korem 083/Bdj berharap tercipta ruang sosial yang lebih kuat, harmonis, dan mampu menghadapi ancaman yang dapat mengganggu keutuhan NKRI. Sinergi TNI dan masyarakat menjadi fondasi penting untuk menjaga keamanan serta mendukung kelanjutan pembangunan nasional. (Penrem 083)

19/11/25

Dosen Hukum UNCEN Tegaskan Dukungan bagi Polri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme


Jayapura — Deklarasi dukungan terhadap Polri mengalir dari kalangan akademisi dan pakar hukum menyusul putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan aturan terkait penempatan anggota aktif Polri di luar institusi Polri. Salah satunya datang dari Dosen Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih Dr. Decky Derek Antonius Wospakrik, S.H., M.H. yang memberikan pandangan kritis terhadap putusan MK pada hari ini, Rabu (19/11/2025).


Decky Wospakrik menilai bahwa Polri sudah sepatutnya ditempatkan sebagai institusi yang memiliki standar tinggi dalam hal integritas, kapasitas, dan kecakapan tugas. Karena itu, ia menekankan dukungannya agar Polri terus menjaga kualitas sumber daya manusia dalam setiap penugasan, baik di internal Kepolisian maupun di lembaga negara yang memiliki irisan fungsi.


“Saya menempatkan perspektif pada kedudukan Polri. Kompetensi dan profesionalisme itu harus dipertahankan. Itu bukan sekadar atribut kelembagaan, tapi bagian dari tugas pokok Polri yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.


Menurutnya, Wospakrik juga menyoroti bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang baru tidak mengubah secara prinsip landasan hukum mengenai penugasan anggota Polri di luar institusi. 


“Menurutnya, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002, khususnya Pasal 28, tetap menjadi pijakan normatif yang kuat. Karena undang-undang tersebut tidak mengalami perubahan, maka struktur hukum yang mengatur mekanisme penugasan Polri ke lembaga non-Polri juga tetap berlaku dan tidak kehilangan kekuatannya,” ujarnya.



Ia juga menilai, keputusan MK yang tidak berlaku surut menunjukkan bahwa pemerintah tetap memberi ruang dan penghargaan pada mekanisme penugasan Polri yang sudah berjalan. Hal ini, menurutnya, bentuk pengakuan negara bahwa Polri telah memberikan kontribusi signifikan di berbagai posisi strategis.


“Yang terpenting adalah Polri tetap tampil sebagai institusi yang profesional, berkompeten, dan menjunjung etika tugas pokoknya. Itu standing position kami dalam melihat penempatan Polri di institusi manapun,” ujar Wospakrik.



Ia menegaskan bahwa dengan putusan MK terbaru, posisi Polri tetap sah untuk melakukan penugasan personel ke luar institusi Polri sepanjang relevan dengan pelaksanaan Undang-Undang ASN dan manajemen aparatur sipil negara. 


“Ruang penugasan tersebut tidak hanya konstitusional, tetapi juga penting untuk memastikan profesionalisme, kompetensi, dan kontribusi Polri tetap hadir dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.,” tegasnya.



Dengan dukungan ini, Wospakrik mengajak publik untuk melihat Polri sebagai mitra strategis negara dalam menjaga tata kelola pemerintahan, pelayanan masyarakat, hingga stabilitas nasional. Putusan MK, tegasnya, harus menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas Polri, bukan melemahkannya.

18/11/25

Polsek Purworejo Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Pencurian di Perumahan Sekar Asri


Polresta Pasuruan – Polsek Purworejo Polres Pasuruan Kota Polda Jatim menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus pencurian yang terjadi di wilayah hukum Polsek Purworejo. Selasa (18/11/2025).


Plt. Kapolsek Purworejo, AKP Yudi Prasetyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada Selasa, 5 Agustus 2025 sekitar pukul 03.00 WIB di dalam rumah korban yang berada di Perumahan Sekar Asri Blok G No. 5, RT 04 RW 05, Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.


Dalam keterangannya, AKP Yudi menjelaskan bahwa saat kejadian, korban yang hendak melaksanakan ibadah salat Subuh di masjid dekat rumahnya bermaksud mengambil uang dari dompet untuk bersedekah. Namun, ketika dicari, dompet tersebut tidak ditemukan. 


Merasa janggal, korban kemudian memeriksa perhiasan berupa emas jenis kalung, gelang, dan cincin senilai kurang lebih Rp30.000.000,-, serta uang tunai sebesar Rp30.750.000,- yang disimpan di lemari pakaian. Seluruh barang berharga tersebut juga tidak ditemukan.


Merasa curiga, korban kemudian memeriksa rekaman CCTV di sekitar rumahnya. Dari rekaman tersebut terlihat seseorang berkeliaran di depan rumah dengan gerak-gerik mencurigakan. Korban yang mengenali sosok tersebut menduga kuat bahwa pelaku adalah RS, yang merupakan cucu tirinya sendiri.


Atas dasar temuan itu, korban kemudian mendatangi Polsek Purworejo untuk membuat laporan resmi agar kejadian tersebut segera ditindaklanjuti. Unit Reskrim Polsek Purworejo langsung melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku berikut sejumlah barang bukti.


Barang bukti yang disita dari tersangka, 1 (satu) potong celana pendek warna hitam dan 1 (satu) unit handphone merk Redmi A3 warna hitam


Barang bukti yang sudah terjual oleh tersangka, 3 (tiga) unit sepeda motor Honda CB100, masing-masing dijual seharga Rp10.000.000,-, sehingga total penjualan mencapai Rp30.000.000,-.


Uang hasil penjualan tersebut diketahui digunakan tersangka untuk bermain judi online.


Barang Bukti yang Disita dari Pelapor, 1 (satu) buah flashdisk berisi rekaman CCTV.


AKP Yudi Prasetyo menyebutkan bahwa total kerugian korban mencapai Rp60.750.000,- (enam puluh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).


Atas perbuatannya, tersangka RS kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Ia dijerat pasal pasal 363 ayat (1) ke-3e dan 5e KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun penjara. .


Dalam konferensi pers tersebut, AKP Yudi menegaskan bahwa Polsek Purworejo akan terus bekerja maksimal dalam mengungkap setiap tindak pidana di wilayahnya, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika mengalami atau mengetahui adanya kejahatan di lingkungan sekitar.